12 Tips Mudik Aman Menggunakan Mobil Pribadi

Tips Mudik Pakai Mobil
AW - Hari raya Idul Fitri sudah semakin dekat, tentunya tradisi mudik dipenghujung Ramadan juga tak akan terlewati begitu saja. Namun Anda sudah kehabisan tiket pesawat terbang untuk mudik ke kampung halaman. Kalau tetap berniat untuk pulang kampung, tidak perlu khawatir, pakai saja mobil milik sendiri.

Pakai sedan, jumlah penumpang dan muatan barang lebih sedikit, ruang gerak lebih kecil tapi lebih nyaman, karena biasanya peredam kejut di mobil sedan lebih empuk. Pakai minibus juga OK, jumlah penumpang lebih banyak, muatan barang lebih banyak dan ruang gerak lebih besar dibandingkan sedan

Sebelum melakukan mudik Lebaran dengan mengendarai mobil pribadi, beberapa tips mudik dengan mobil pribadi berikut ini bisa menjadi panduan Anda dalam berkendara.

1. Perhatikan kesiapan kendaraan yang akan digunakan. Service mobil secara menyeluruh. Ganti oli mesin, isi air pendingin/radiator coolant, periksa tekanan ban, periksa ulir batik ban luar dan ganti jika sudah terlihat aus/halus. Periksa AC mobil, sangat bermanfaat untuk perjalanan di siang hari yang panas, agar penumpang tidak ikut-ikutan panas. Periksa lampu utama di depan, lampu rem dan lampu sein, sangat penting untuk penerangan di perjalanan malam, apalagi masih banyak rute perjalanan dengan lampu penerangan yang sangat minim. Perhatikan juga Ban Cadangan agar bisa digunakan setiap saat.

2. Persiapkan makanan atau minuman pendukung untuk pengemudi. Kopi instan siap minum dalam kemasan bisa jadi pilihan, ditambahkan snack agar tidak mengantuk.

3. Persiapkan rute perjalanan yang akan ditempuh. Jika anda merupakan bagian dari rombongan atau konvoi kendaraan akan lebih mudah. Tapi jika anda hanya 1 mobil sendiri, penting untuk membawa Peta rute perjalanan. Biasanya media cetak atau perusahaan tertentu menyediakan peta gratis yang dibagikan pada para pemudik. Jangan malu bertanya jika anda ragu dengan jalur/jalan yang sedang ditempuh.

4. Perhatikan kesiapan pengemudi. Lebih baik dan lebih enak jika dalam 1 mobil ada lebih dari 1 orang yang dapat mengemudikan kendaraan, jadi bisa bergantian saat diserang kelelahan atau kantuk. Istirahat yang cukup sebelum mulai perjalanan mudik anda. Fokus dan kesiapan pengemudi sangat penting, di perjalanan akan menemui banyak kelokan atau turun naik jalan, bertemu dengan jalan-jalan yang rusak atau masih dalam perbaikan dan berpapasan dengan pengguna jalan lainnya yang ugal-ugalan.

5. Berdoa. Tidak bayar namun seringkali di abaikan. Berdoa bisa menambah rasa aman dan rasa nyaman bagi pengemudi dan penumpang.
   
6. Pakai sabuk pengaman. Sabuk pengaman bukan hiasan atau pajangan, penting untuk keselamatan pengemudi dan penumpang di depan.
   
7. Gunakan ban bawaan pabrik. Ban standar pabrik sudah sangat sesuai dan cocok untuk mobil yang anda gunakan.
   
8. Hati-hati saat akan mendahului kendaraan lain. Mendahului kendaraan lain dari sisi kanan, dari jalur cepat, bukan dari sisi kiri, bukan dari jalur lambat.
   
9. Persiapkan peralatan pendukung untuk kendaraan seperti dongkrak, kunci roda dan peralatan lainnya. Sebagai persiapan jika mogok di jalan, beruntung bila ada bengkel resmi yang menyediakan service gratis.

10. Jika ada penumpang yang kurang sehat, jangan lupa membawa obat-obatan, penting juga untuk persediaan bagi penumpang lainnya, sebab tidak semua obat cocok untuk orang yang berbeda, dan tidak semua obat ada di lokasi mudik.

11. Jangan ketinggalan KTP - SIM - STNK, dan tetap patuhi setiap rambu lalu lintas. Lampu lalu lintas berwarna merah artinya berhenti, jangan pura-pura tidak tau, jangan pura-pura tidak lihat.  Lampu lalu lintas warna hijau artinya kendaraan anda dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan, jangan mulai laju saat lampu masih kuning. Tidak perlu kebut-kebutan, sebab anda tidak sedang kejar setoran.

12. Jangan lupa, rumah anda mungkin kosong, pamitan pada pak RT/RW dan tetangga agar mereka mengetahui bahwa rumah anda kosong, dan bisa sedikit mengawasi keamanan lingkungan rumah anda, jangan lupa bawa oleh-oleh untuk mereka.

Selamat menempuh perjalanan mudik, tetap berhati-hati dan bersabar  di perjalanan, tetap nikmati perjalanan dan fokus ke tujuan agar bertemu dengan keluarga di kampung. Semoga sedikit saran ini bermanfaat bagi anda yang akan mudik menggunakan mobil pribadi.

Sumber: http://nasional.sindonews.com

0 komentar: