7 Langkah Menjadi Guru Profesional

AntoeWeb - Lima puluh sekolah mitra dan tiga non mitra DBE3 di kabupaten pengembangan menggelar Pameran Daerah (District Showcase) dalam bulan Mei dan Juni. Event ini berturut-turut berlangsung pada tanggal 12, 17, 22, dan 24 Mei di Palopo, Pinrang, Soppeng, Sidrap serta 1 Juni di Makassar. Pada kegiatan ini kepala sekolah, guru, dan siswa menunjukkan kemajuan penerapan Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual di sekolahnya. Melalui presentasi, pemutaran film pembelajaran aktif, dan pameran hasil karya siswa, mereka membagi praktik-praktik pembelajaran dan pengalaman terbaiknya kepada stakeholder pendidikan daerah yang hadir, meliputi guru dan kepala sekolah non mitra, pengawas, dinas pendidikan, kementerian agama,
DPRD komisi pendidikan, dewan pendidikan, Bappeda, bupati, dan walikota.

Tentu saja praktik pembelajaran terbaik yang mereka sebarluaskan bukanlah satu-satunya yang terbaik. Tapi, dengan menunjukkan hasil keikutsertaanya dari program DBE3, mereka mengajak sekolah yang lain untuk berpikir lalu berbuat yang terbaik buat siswa-siswanya. Peserta yang berkunjung ke kelas-kelas sekolah mitra, meyimak presentasi guru, siswa, kepala sekolah dan fasilitator daerah serta pengunjung pameran karya siswa dapat memperoleh sudut pendang baru tentang pembelajaran aktif. Meninggalkan tradisi-tradisi pembelajaran yang tidak mengembangkan kecakapan hidup siswa. Lalu menggantikannya dengan cara pembelajaran yang menghidupkan gairah belajar dan kreativitas siswa.

Kegiatan ini membuka ruang bagi guru, kepala sekolah, dan pelatih daerah menyebarluaskan pengalamannya. Khususnya 7 langkah yang ditempuh untuk mendukung kualitas profesionalismenya, yakni: 1) Pemetaan Kompetensi 2) Pembuatan RPP yang baik 3) Pembuatan Lembar Kerja/ Lembar Tugas yang membantu siswa berpikir kritis 4) Media Pembelajaran yang relevan 5) Rubrik Penilaian yang terukur 6) Pembuatan dan Penilaian karya siswa serta 7) Jurnal Refleksi Guru.  


Sumber: http://inovasipendidikan.net/dbe7-16.html

0 komentar: